Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Sad. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sad. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Agustus 2012

Persimpangan Jalan [Ayumi Hamasaki - crossroad Indonesia Translation]

Aku suka makna lagunya, karena ini bukan lagu yang bertemakan cinta. Dan nada lagunya juga slow slow aja. Kalo PV-nya sendiri, ku bilang agak sedikit tragis. Habis ada acara bakar-membakar diri gitu. Ho



Persimpangan Jalan
Translate: Uswatun Hasanah Ast

Ada saat-saat
Ketika aku berpikir begitu bedanya
Pemandangan yang bisa ku lihat dari sini
Dibandingkan pemandangan yang ku impikan

Dan aku bertanya-tanya
Apa aku memilih jalan yang benar
Di persimpangan jalan pada saat itu
Dimana aku berdiri
Dan aku bertanya-tanya
Apa yang akan ku lihat di jalan lainnya
Di persimpangan jalan
Dimana aku berdiri

Tapi aku tetap pergi
Berkata pada diri sendiri, “Aku masih belum kalah.”

Dia yang berpura-pura menjadi kuat
Hanya melindungi dirinya sendiri
Jadi dia tidak akan terluka
Aku bertanya-tanya apa dia bisa tersenyum dengan benar sekarang

Apa yang berubah
Apa yang telah ku ubah
Apa yang tidak bisa ku ubah
Apa aku bisa tersenyum dengan benar?

Ketika aku kebetulan lewat
Jalan itu penuh
Dengan kenangan indah, bukan yang lain
Terasa begitu hangat, namun menyakitkan

Aku bertanya-tanya
Apa hal-hal
Yang hilang dariku
Ketika usiaku semakin bertambah tua
Dan aku bertanya-tanya
Apa hal-hal
Yang ku dapatkan
Seiring usiaku yang semakin bertambah tua?

Bahkan saat-saat ketika aku memikirkannya seperti ini
Akan berubah menjadi masa lalu

Aku punya perasaan
Seseorang yang baru saja berpapasan denganku
Terlihat seperti gadis
Yang pernah ku kenal sebelumnya

Jadi kenapa
Aku bahkan tidak bisa
Memanggilnya
Dan hanya memandangi punggungnya
Ketika dia terus menjauh dan semakin jauh

Tapi aku tetap pergi
Berkata pada diri sendiri, “Aku masih belum kalah.”

Dia yang berpura-pura menjadi kuat
Hanya melindungi dirinya sendiri
Jadi dia tidak akan terluka
Aku bertanya-tanya apa dia bisa tersenyum dengan benar sekarang

Apa yang berubah
Apa yang telah ku ubah
Apa yang tidak bisa ku ubah
Apa aku bisa tersenyum dengan benar?

DOWNLOAD MP3

Jumat, 22 Juni 2012

Butiran Salju [Remioromen - Konayuki Indonesia Translation]


Padahal kan aslinya lagu ini ngerock banget nih. Tapi kalo ada yang disuruh komentar mengenai lagu ini, pasti bakal bilang kalo lagu ini lagu sedih (kalo orang yang disuruh komentar itu adalah aku. Hoho…). Terlepas dari makan lagunya yang emang rada sad, yang membuatku berpikir lagu ini sedih tentu saja karena lagu ini dijadikan soundtrack dorama 1 Litre of Tears yang emang sedih pula.
Padahal waktu melihat doramanya dulu, aku masih tidak sadar akan keberadaan lagu ini. Tapi setelah ku membeli kaset yang berisi soundtrack dorama 1 Litre of Tears, aku baru ngeh sama lagu ini. Abis tu donlot PV-nya, baca terjemahn englishnya -yang waktu itu kemampuan englishku masih pas-pasan- membuatku bisa menarik kesimpulan kalo lagu ini memang sedih.
Latar PV nya sebenarnya agak membuatku teringat dengan latar untu PV lagu K-Only Human. Kayak di daerah berpasir gitu, kuning-kuning orange. Mungkin karena kedua lagu ini sama-sama dijadikan soundtrack dorama 1 Litre of Tears kali yak.
Dengan lagu ini berarti sudah ada tidak lagu yang bertemakan butiran salju yang ku punya. Satu, Aqua Timez – Snowflake. Dua, Arashi – Snowflakes. Tiga, lagu ini, Remioromen – Konayuki. Well, lagu Aqua Timez lebih ke image romance, kalo lagu Arashi romance-sad gitu, dan kalo lagu Remioromen ini kayanya lebih ke image sad.Demo ne, yang jelas ketiga lagu ini mempunyai kenangan tersendiri di hatiku.



Butiran Salju
Translate: Uswatun Hasanah Ast

Di musim ketika butiran salju menari
Kita selalu saling berpapasan
Walaupun kita terpisah di dalam kerumunan
Kita tetap melihat langit yang sama

Angin bertiup
Dan kita merasakan rasa dingin yang sama

Mungkin aku tak tahu segalanya tentang dirimu
Walau begitu, satu diantara ratusan juta orang
Aku menemukanmu
Tak ada dasar ilmiah atas hal itu
Namun aku memikirkannya dengan serius

Kita tak bisa hidup di waktu yang sama
Tanpa mengalami pertengkaran kecil
Jika aku tak bisa bersikap jujur
Maka kesenangan dan kesedihan hanya akan jadi sia-sia

Butiran salju, jika ia bisa memberi warna pada hati putih kita
Akankah kita saling mengerti kesendirian satu sama lain?

Aku menempelkan telingaku ke dekat hatimu
Aku ingin pergi langsung
Menuju arah suara itu berasal
Dan kita akan bertemu sekali lagi disana

Aku ingin kita saling mengerti
Namun orang yang menyentuh permukaan hanyalah aku
Satu-satunya hal yang menghubungkan kita berdua
Adalah tanganku yang menggenggam tangan dinginmu yang mati rasa

Butiran salju, begitu rapuh
Di depan kita, terus meninggalkan noda di atas aspal kasar

Butiran salju, tanpa bergantung pada waktu, menggetarkan hatiku
Walau begitu, aku masih ingin melindungimu

Butiran salju, jika ia bisa memberi warna pada hati putih kita
Ia akan mengakhiri rasa kesepian kita, dan mengembalikannya ke langit

DOWNLOAD MP3

Selasa, 12 Juni 2012

Bungaku [Goi Michiko - Boku no Hana Indonesia Translation]

Apa kesan pertamaku saat mendengar lagu ini?
Dari instrument musiknya sendiri sudah ketahuan kalau lagunya kayaknya agak sad, dan Goi Michiko sendiri menyanyi dengan nada yang cukup rendah. Termasuk tipe lagu yang akan membuat pendengarnya langsung bisa mengingat, atau setidaknya tidak berminat untuk mematikan lagunya segera. Aku suka.
Saat melihat PV-nya yang berupa adegan movie yang dibintangi oleh member AKB48, aku mulai berpikir, ini movie tentang apa. Ku cari di google, ku dapati kalau judul movie nya adalah Densen Uta. Ku cari-cari sinoposisnya. Gleg, saat membaca kata thriller, image ku terhadap lagu ini langsung berubah dari lagu sedih menjadi lagu seram. Maklum aku kan penakut akut, mana dengarnya tengah malam lagi, lewat earphone pula, jadi suara lagunya yang kayak bisik-bisik gitu langsung terasa banget nuansa serem nya. Liat PVnya, ada adegan orang nyanyi-nyanyi lagu (dimana ku tahu kalo di sinopsis movie itu, ada lagu yang bila dinyanyikan oleh seseorang, orang itu akan mati), membuatku semakin merinding aja. Dan yang paling bikin ku merinding tu gara-gara ada adegan gadis pake topi yang gak kelihatan wajahnya. Langsung ku matikan lagunya. Hahaha….
Tapi kemudian saat ku tanya pada teman-teman apa pendapat mereka tentang Densen Uta, apa movie itu horror, aku malah malah mendapat jawaban yang membuatku merasa semakin bingung. Mereka bilang jangan tonton movie nya kalo gak mau kecewa. Ku tanya, bagian mana yang mengecewakan? Mereka bilang semuanya, baik jalan ceritanya maupun ending movie itu sendiri. Loh? Apa maksudnya?
Sayangnya mereka tidak memberikan penjelasan lebih lanjut. Tapi sekarang karena hal itu movie Densen Uta tidak berimage horror lagi di pikiranku, maka lagunya juga tidak berimage horror lagi dan kembali berimage sedih. Wkwk…
Mengenai suara Goi Michiko sendiri, ini pertama kalinya aku mendengar suaranya. Dan menurutku, suaranya cukup bagus sebagai seorang penyanyi solo. Selama ini ku ketahui suara member AKB48 kebanyakan agak catchy macam Jurina atau Mayu, tapi Goi –yang merupakan eks member AKB- tidak. Hoho.. Cocok lah untuk menyanyikan lagu ‘sedih’ ini. ^_^

Bungaku
Translate: Uswatun Hasanah Ast

Di rel kereta api dekat rumahku
Sebuah bunga kecil mekar
Di tempat yang teduh pucuknya terkulai
Tanpa seorang pun menyadarinya

Mengapa, oh mengapa, aku menjadi tak berdaya
Mengapa, oh mengapa, segalanya terasa cepat berlalu
Mengapa aku
Terlahir ke dunia ini?

Kereta api biru melintas
Dan bunga bergoyang karena angin
Tampak akan tertiup dalam sekejab
Makhluk kecil yang bahkan tak punya nama

Sesungguhnya, sesungguhnya, menjadi berharga bagiku
Sesungguhnya, sesungguhnya, mengingatkanku pada seseorang
Kenapa aku hidup
Di sudut dunia ini?

Namun demikian, bunga kecil tanpa nama itu
Di musim yang terbatas ini akan terus mekar
Hingga tiba hari ketika ia layu
Tak akan menjadi humus dengan sendirinya

Mengapa, oh mengapa, aku menjadi tak berdaya
Mengapa, oh mengapa, segalanya terasa cepat berlalu
Kelopak putih ini

Sesungguhnya, sesungguhnya, menjadi berharga bagiku
Sesungguhnya, sesungguhnya, mengingatkanku pada seseorang
Kenapa aku hidup
Di sudut dunia ini?

Di rel kereta api dekat rumahku
Sebuah bunga kecil mekar
Walaupun tak ada seorang pun yang menyadarinya
Di tempat seperti ini, aku akan terus memperhatikannya

DOWNLOAD

Rabu, 02 Mei 2012

Aku Akan Menjadi Pohon Sakura [AKB48 - Sakura no Ki Ni Narou Indonesia Translation]


Wari kedo, sebenarnya dulu aku tidak begitu menaruh perhatian lebih terhadap lagu ini. Cuma pas aku menerjemahkan lagu ini, ku ulang-ulang PV-nya, ku baca-baca terjemahnya, baru deh mulai ada rasa. Pantas selama ini banyak yang bilang lagu ini emang salah satu lagu AKB48 yang cukup sedih. Baik nada, lirik, maupun cerita yang terkandung dalam PV-nya sendiri. tentang teman SMA mereka yang mati muda, dan teman-temannya mengunjungi makam serta keluarganya setiap tahunnya. Tapi walau sudah tiada, roh sahabatnya terus ada menemani, disamping sahabat-sahabatnya itu.
Dan seperti yang pernah ku bilang, lagu ini dipakai sebagai soundtrack dorama Sakura Kara no Tegami. Aku tidak tahu apakah cerita doramanya sama dengan cerita PV-nya. Dan aku juga tidak tahu apakah dorama itu terinspirasi dari PV, atau PV yang terinspirasi dari dorama? Saa…
Ada yang tahu? :)



Aku Akan Menjadi Pohon Sakura

Di bawah langit musim semi penuh warna
Kau mulai berjalan sendirian
Di jalan panjang yang selalu kau bayangkan
Sama seperti mimpi yang pernah kau impikan

Ketika kau menempatkan seragammu dan hari-hari yang berlalu
Menjadi kenanganmu untuk hari ini
Kau terlahir kembali
Aku memandangi punggungmu

Air mata yang jatuh ke pipimu
Ketika kau menengok kebelakang dengan penuh kecemasan
Dan memaksakan senyuman
Adalah masa-masa
Yang membantumu tumbuh dewasa

Aku akan menjadi pohon sakura yang abadi
Ya, aku tak akan bergerak dari sini
Ketika hatimu kehilangan arah
Aku akan berdiri disini, agar kau tahu dimana cinta itu berada

Kau baru mengambil
Langkah pertama
Menuju masa depan yang kau bicarakan dengan teman sekelasmu
Di sudut kelas yang cerah

Kau tidak akan merasa rindu
Pada musim ketika bunga sakura bermekaran
Kau akan melewati musim dingin dengan angin dinginnya yang membuatmu menggigil
Dan bunga akan bermekaran

Terkadang, kembalilah sendiri
Ke halaman sekolah yang sepi
Kau akan mendapati
Dirimu yang bersinar
Di hari kelulusanmu

Aku akan menjadi pohon sakura yang abadi
Dan menandai tiik awalmu
Walaupun semua kelopak bungaku berguguran
Cabang-cabangku akan terentang, menunggumu

Setiap orang selalu melupakan suatu tempat
Keputusan yang mereka buat, seperti bunga yang terdesak di dalam hati
Di musim ketika bunga sakura bermekaran
Ingatlah
Diriku….
Satu pohon itu…

Aku akan menjadi pohon sakura yang abadi
Ya, aku tak akan bergerak dari sini
Ketika hatimu kehilangan arah
Aku akan berdiri disini, agar kau tahu dimana cinta itu berada


Re-translated by: Uswatun Hasanah Asr

Sabtu, 21 April 2012

Selamat Tinggal, Hari-Hari [YUI - Good-bye Days Indonesia Translation]


Kalau boleh jujur, menerjemahkan lagu YUI itu menurutku adalah pekerjaaan yang berat. Kata-katanya banyak yang tak ku mengerti, lebih tak ku mengerti dibanding lagu-lagu ciptaan Futoshi. Seperti lagu ini, misalnya, judulnya saja aku rada bingung kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar kira-kira jadinya apa. Hehe.. Yah, tapi mungkin itu semua karena keterbatasan otakku yang kemampuan sastranya begitu kurang sehingga mengalami kesulitan dalam menerjemahkan lagu ini.
Ditambah dengan banyaknya YL lain yang telah menerjemahkan lagu ini dan lagu-lagu YUI lainnya, membuatku memilih untuk mundur teratur. Hehe… Tapi berhubung ku membuat notasinya, maka aku berprinsip kalo aku juga harus membuat terjemahnya. Hingga akhirnya jadilah tulisan dibawah. Padahal kalo mau, bisa saja aku nyontek terjemahan kakak-kakak YL yang telah menerjemahkan lagu ini ke bahasa sebelumnya. Tapi aku pantang nyontek! Kecuali kalo udah kepepet. Wkwk… Jadi ingat waktu UN dua tahun lalu, saat teman-teman sepakat untuk menggunakan kunci jawaban (ups) aku dan salah seorang temanku bersikeras untuk tidak menggunakannya karena ada hal yang lebih kami takuti dibanding tidak lulus UN. Yah, akhirnya kami yang gak pake kunci bisa lulus juga walau dengan nilai diujung tanduk. Loh, kok malah ngelantur ke UN, sih?
Okelah, silahkan menikmati terjemahan lagu YUI – Good-bye Days ala kadarnya dariku ini. ^_^



Selamat Tinggal, Hari-Hari

Jadi sekarang aku akan menemuimu
Itu yang ku putuskan
Aku ingin kau mendengarkan lagu yang ada di sakuku ini

Dengan perlahan ku naikkan volume suaranya
Memastikan semuanya cocok

Selamat tinggal, hari-hariku
Sekarang aku merasa semuanya akan berubah
Sejak hari kemarin, begitu lama
Kau tidak keren, tapi penuh kelembutan disisiku
Bersamamu

Aku menyerahkan satu earphoneku kepadamu
Saat-saat itu mengalir dengan perlahan

Bisakan aku mencintaimu dengan sungguh-sungguh?
Terkadang aku merasa bingung

Selamat tinggal, hari-hariku
Sekarang semuanya mulai berubah,
Tapi hatiku tak apa-apa
Kau tidak keren, tapi penuh kelembutan disisiku
Bersamamu

Jika memungkinkan, aku tak ingin memiliki perasaan sedih
Tapi hal itu pasti akan datang, kan?
Ketika saat itu tiba, akan bagus bila ku bisa mengatakan,
“Yeah! Halo temanku,”
Sambil tersenyum

Ketika kita menyenandungkan lagu yang sama
Ku harap kau berada disisiku
Kau tidak keren, tapi aku senang bisa bertemu dengan dirimu yang lembut
Selamat tinggal, hari-hariku…


Retranslator: Uswatun Hasanah Ast

Senin, 20 Februari 2012

Air Mata Penyesalan [SCANDAL - Namida no Regret Indonesia translation]

Salah satu lagu SCANDAL yang cukup sedih, kurasa. Kebanyakan lagu-lagu SCANDAL bertempo cepat dan ceria, tapi lagu ini lumayan slow dan memang liriknya sendiri agak mengandung nuansa ‘patah hati,’ ho. Tapi tetep, dengan suara Haruna yang rada berat, tak menghilangkan nuansa rock-nya.
Aku sendiri cukup senang lihat PV lagu ini karena mereka berakting sebagai anak SMA. Wih.. keren. Apalagi pas di akhir PV, waktu mereka nangis. Waaa… Sedih banget! Melihat tampang mereka yang menatap kamera dengan pandangan sendu, lalu air mata jatuh mengalir ke pipi mereka. Huhu.. Apalagi si Rina, kawaii banget dah pokoknya.
Tapi tenang, pesan di akhir agu ini sendiri sepertinya menggambarkan suasana optimis. Apalagi pas mereka nangis, mereka malah menghapus air mata sambil menertawakan diri sendiri. Kayak ada pesan moral gitu deh. Boleh menangisi masalah, tapi tetap pada akhirnya kita harus bangkit dan kembali berjalan di jalan takdir kita, kan?

Air Mata Penyesalan

Air mata penyesalan
Tumpah setelah aku tersenyum
Karena musim panas bersinar terang di kota ini

Daripada mengucapkan selamat tinggal
Kita memberikan anggukan kecil
Dan mulai berjalan menjauh

Ketika aku menunggu datangnya bus
Senja meraya perlahan

Tak ada yang salah dengan itu, kan?
Aku bertanya, apa kita terlihat seperti pasangan?

Di kaca jendela
Aku melihat bayangan terkoyak kita berdua
Kita mencoba untuk tumbuh besar
Seperti anak nakal yang menyerah

Kau bercanda tentang putus
Dengan wajah menggoda
Aku ingin tahu apa yang kau pikirkan
Bahkan dengan mata tertutup

Air mataku bukan tentang patah hati
Sekarang aku menangis karena aku masih mencintaimu

Ketika kita mulai mengucapkan selamat tinggal
Aku tak bisa berjanji padamu bahwa kita akan mulai berjalan

Kau mengatakan,
“Aku akan menghubungimu.”
Lambaian perpisahan
Tapi aku tahu kau berbohong padaku

Aku mungkin…
Tidak lebih dari teman kecil bagimu
Aku masih benci mendengar
Bahwa aku harus bertahan hidup di kota ini

Air mata penyesalan
Tumpah setelah aku tersenyum
Karena musim panas bersinar terang di kota ini

Daripada mengucapkan selamat tinggal
Kita memberikan anggukan kecil
Dan mulai berjalan menjauh

Aku mulai merasa bahwa aku mulai membenci diriku
Karena berpura-pura menjadi kuat

Ketika aku berbalik perlahan
Aku mendengar suaramu

Aku tak tahu apakah harapanku akan menjadi nyata
Tapi ku rasa aku harus bergerak maju

Karena itu yang ku tahu

Aku bisa mendengar kata-kata
Tersembunyi di balik air mata
Aku tahu suatu hari ini akan menyakitkan bagiku

Apa ini benar-benar perpisahan?
Itu janji yang tak bisa kita tarik

La la la…

Warna musim panas menghilang

Retranslated By Uswatun Hasanah Ast